Artikel

Gen Z Si Warga Asli "Kampung Digital"

Belum selesai dengan pembahasan Generasi Y atau millineal, kini hadir lagi Generasi Z (iGen) dan Generasi A. Kabarnya, keduanya adalah digital native alias penduduk asli digital. Mereka lebih akrab dan mahir menggunakan teknologi, sehingga dapat multitasking. Sayangnya, mereka mudah menyerah ketika dalam kesulitan.

Selengkapnya

Surat kepada Remaja Saat Membuka Kotak Smartphone Pertama Mereka

Kamu baru saja mendapatkan smartphone pertamamu! Ini adalah peristiwa penting dalam hidupmu. Telepon yang akan kamu keluarkan dari kotaknya adalah salah satu perangkat yang paling menakjubkan yang pernah dibuat, dan itu akan menjadi teman setiamu untuk beberapa tahun mendatang. Ini adalah bagian luar biasa dari teknologi yang dapat digunakan dalam berbagai cara. Smartphone itu dapat digunakan untuk melakukan begitu banyak hal baik, tetapi jika kamu tidak waspada, itu juga dapat digunakan untuk melakukan banyak sekali hal yang buruk. Jadi, sebelum kamu menyalakannya untuk pertama kalinya, saya pikir akan lebih bijaksana untuk menyiapkan diri hanya beberapa menit dalam berpikir dan merencanakan.

Selengkapnya

App-Interview: Pelayanan Digital dalam Gereja: Wawancara dengan Bapak Michael Sanders

Mengabarkan Injil di era digital membutuhkan alat teknologi dan cara penyampaian yang tepat supaya firman Tuhan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat zaman ini. Hal itulah yang ditekankan oleh Bapak Michael Sanders ketika tim Apps4God mewawancarai beliau mengenai peran teknologi dalam dunia pelayanan. Pak Michael adalah seorang hamba Tuhan yang memiliki panggilan pelayanan di bidang anak dan beliau giat sekali melibatkan teknologi dalam pelayanan-pelayanan yang ia lakukan. Dalam dua bulan terakhir, beliau memberikan pelatihan teknologi di GKA Abdi SABDA Solo, yaitu pelatihan untuk membuat animasi dengan software Microsoft Power Point. Selain jemaat gereja tersebut, ada juga peserta dari gereja lain, termasuk beberapa staf YLSA. Ingin tahu bagaimana pengalaman beliau melayani jemaat dengan menggunakan teknologi? Lalu, bagaimana respons gereja dan jemaat terhadap teknologi yang digunakan dalam pelayanan? Simak hasil wawancara kami dengan beliau berikut ini.

Selengkapnya

Tidak Semuanya Dimaksudkan untuk Dibagikan

Dengan munculnya segala macam media sosial, kebanyakan kita sedikit demi sedikit telah berubah menjadi mesin berbagi.
Kami berusaha membagikan kenikmatan kami dengan orang lain, daya tarik alami yang berasal dari rancangan awal kami untuk hidup dalam komunitas bersama satu dengan yang lain. Kami melihatnya, memasangnya, dan hampir secara bersamaan membagikannya. Bahkan, sebelum momen tersebut berlalu, kami telah mengundang ratusan orang untuk mengalami semua hal dari aktivitas kami sehari-hari, pesta ulang tahun ke-30 kita, liburan di pegunungan, dan kelahiran anak ketiga kami.

Selengkapnya

Game Dapat Melenyapkan Empati

Perhatikan apa yang dikatakan oleh Daniel Goleman: "Media seperti video game dan digital game justru bermuatan makna-makna agresivitas yang hanya menciptakan kecerdasan destruktif, bukan kecerdasan emosional." Perasaan empati justru lenyap di dalam dunia game yang cenderung mengutamakan kecepatan, rasionalitas, dan ketepatan.

Selengkapnya

The Age of Great Distraction

Distraksi... Salah satu kata yang cukup sering menghantui seorang mahasiswa yang sedang belajar, mengerjakan paper, atau menyusun skripsinya. Banyak dari kita mungkin memiliki pengalaman ini: satu tab membuka Google untuk mencari bahan paper, tab yang lain facebook.com, tab berikutnya Youtube, dan seterusnya (dan ini terjadi ketika saya sendiri sedang menulis artikel ini). Membuat paper atau skripsi sekitar lima menit. Lalu buka facebook selama 10 menit, dilanjutkan lagi dengan Youtube selama 15 menit bahkan sampai 1 jam. Tak terasa waktu terus berjalan dan ketika kita menengok ke jam dinding, waktu telah menunjukkan pukul 12 malam – yang artinya satu hari sudah lewat.

Selengkapnya

E-Vangelism: Menjalin Persahabatan Secara Online

Internet dipenuhi dengan orang-orang yang sedang mencari jalinan/hubungan persahabatan yang berarti. Bagi gereja, internet bisa menjadi kesempatan global -- sebuah ladang misi yang siap untuk dituai. Sekarang adalah saatnya untuk menuai di ladang tersebut. Kita bisa membuat parafrase dari perkataan Rasul Paulus kepada Timotius -- Setiap orang Kristen yang bisa mengakses online seharusnya bisa mengerjakan pelayanan sebagai "E-vangelist" (e-Penginjil) -- seorang penginjil elektronik.

Selengkapnya

Kristen di RRC Pakai Sosial Media Internet untuk Misi

Orang-orang Kristen di China membagikan iman mereka di Weibo, jejaring sosial raksasa milik pemerintah China. Beberapa dari mereka juga mulai berbicara lantang menentang bentuk penganiayaan terhadap suatu agama.

Selengkapnya

Sepuluh Tips Mengembangkan Situs Gereja

Berikut ini adalah sepuluh tips bagi Anda untuk mengembangkan situs gereja menjadi sebuah situs yang lebih memberkati banyak orang.

Selengkapnya

Tujuh Tren Digital dalam Pelayanan Misi

Baru-baru ini, saya membaca sebuah artikel yang menjelaskan bahwa generasi selanjutnya, Gen Z, yang saat ini masih dilahirkan, adalah juga generasi yang mulai lulus dari universitas. Meski saya dibesarkan sebagai seorang digital native, mengenal komputer dan internet, kelompok manusia baru ini adalah generasi mobile-first -— mereka dibesarkan dengan ponsel pintar dalam genggaman tangan mereka. Mereka melakukan "Facetiming" (sebuah aplikasi untuk melakukan kontak video) dengan kakek nenek mereka, praktis dari sejak mereka lahir. Kemarin dulu, keponakan saya yang baru berusia 2 tahun membawa sebuah app seharga $100 di iPhone ayahnya. Sebagai seorang pria berusia 25 tahun yang tidak memiliki app seharga $100 di ponselnya, saya mulai merasa bahwa anak-anak ini meninggalkan saya di belakang!

Selengkapnya