Apps4God

Submitted by admin on Thu, 05/05/2022 - 09:34

Membesarkan anak-anak akhir-akhir ini bisa menjadi hal yang sulit, terutama terkait dengan hubungan yang sehat dengan teknologi. Dengan begitu banyak gawai dan perangkat yang tersedia, mungkin sulit untuk mengetahui berapa banyak waktu di depan layar yang terlalu banyak. Dan, seperti yang kita semua tahu, terlalu banyak waktu di depan layar dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan dan perkembangan anak-anak.

Anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar dapat mengalami berbagai konsekuensi negatif. Misalnya, mereka dapat mengalami masalah dengan penglihatan mereka, menjadi gemuk, atau memiliki keterampilan sosial yang buruk. Selain itu, telah terbukti bahwa anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar lebih cenderung menderita depresi dan kecemasan. Alkitab banyak berbicara tentang disiplin dan memuliakan Allah dalam hal-hal kecil (1 Korintus 10:31). Ini seharusnya mendorong kita untuk mengajukan pertanyaan seperti:

  • Bagaimana perasaan Allah tentang penggunaan teknologi anak-anak saya?
  • Seperti apakah itu menggunakan layar secukupnya?
  • Bisakah kita mengadakan Sabat dari Layar setiap minggu untuk istirahat seharian dari melihat layar?
  • Apa saja cara guna membatasi waktu layar keluarga saya, tanpa merasa seperti saya merampas kesenangan mereka?

Hubungan yang Sehat Dengan Teknologi

1. Aturan dan batasan mengarah pada disiplin

Penting untuk menetapkan beberapa aturan tentang kapan dan berapa banyak waktu yang dapat dihabiskan anak-anak Anda di depan layar. Misalnya, anak-anak Anda tidak boleh menonton TV atau menggunakan ponsel mereka saat makan malam, dan mereka harus mencoba keluar (rumah) lebih sering daripada di rumah terus menerus. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membatasi jumlah waktu yang mereka habiskan untuk menggunakan alat-alat bermain game, tablet, dan ponsel.

Untuk membantu mereka belajar mengendalikan diri, Anda mungkin ingin mencoba membatasi jumlah waktu yang boleh dihabiskan anak-anak Anda di depan layar setiap hari. Anda mungkin mempertimbangkan untuk menetapkan batas satu atau dua jam, atau bahkan hanya mengizinkan waktu layar ekstra pada akhir pekan. Tentu saja, Anda harus merasa bebas untuk menyesuaikan batasan ini berdasarkan usia anak-anak Anda dan apa yang paling cocok untuk keluarga Anda.

Sebagai contoh, berikut adalah beberapa aturan dan batasan yang telah saya tetapkan untuk waktu di depan layar anak-anak saya:

  1. Kami hanya menonton acara TV atau film sekali atau dua kali seminggu, kebanyakan pada akhir pekan.
  2. Kami mendorong permainan mandiri alih-alih "bermain layar" untuk anak-anak kami dengan memberi mereka aktivitas dan hobi yang dapat mereka lakukan dengan tangan alih-alih di layar.
  3. Kami tidak memiliki konsol game (mesin khusus yang dirancang untuk bermain game - Red.) apa pun (bukan berarti itu buruk -- kami hanya membuat pilihan untuk tidak memilikinya di rumah kami sebagai cara untuk membatasi kecanduan waktu layar).
  4. Setiap game di iPad atau iPhone harus memiliki rating di bawah usia mereka, dan hanya yang telah kami setujui sebelumnya -- biasanya setelah saya membaca ulasannya.
  5. Satu-satunya game yang kami izinkan di rumah kami adalah game tanpa fitur obrolan.
  6. Tidak ada perangkat yang diperbolehkan di meja makan keluarga.
  7. Tidak ada perangkat yang diperbolehkan di kamar tidur.
  8. Kami menggunakan sistem "pengaturan" (kebanyakan saat liburan sekolah) untuk anak-anak berdasarkan usia dan kedewasaan mereka. Saya menjelaskan ini secara lengkap dalam buku saya, "Raising Screen Time Kids".

2. Berbicara dengan anak-anak tentang bahaya teknologi

Sangat penting untuk berbicara dengan anak-anak Anda tentang bahaya dari terlalu banyak menghabiskan waktu di layar. Jelaskan mengapa penting untuk memiliki keseimbangan yang sehat dan pastikan mereka memahami konsekuensi negatif dari penggunaan teknologi yang berlebihan.

Beberapa konsekuensi potensial dari menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menonton TV atau menggunakan perangkat seluler meliputi:

  • Efek negatif pada penglihatan
  • Obesitas dan penambahan berat badan
  • Keterampilan sosial yang buruk karena kurangnya berinteraksi dengan orang lain secara langsung
  • Tingkat depresi, kekhawatiran, ketakutan, dan kepanikan yang lebih tinggi
  • Selalu merasa "FOMO" (akronim Fear of Missing Out - Red.) -- takut ketinggalan -- dan membandingkan hidup mereka dengan hidup orang lain, menumbuhkan kecemburuan
  • Melihat gambar yang tidak bisa mereka lupakan
  • Dikejar oleh predator (istilah bagi pelaku tindak kekerasan seksual - Red.) atau teman sebaya dengan niat jahat

Kita harus ingat: sejumlah besar waktu layar mengarah ke banyak peluang untuk perilaku berdosa kita dan niat jahat orang lain untuk mengendalikan.

Kita harus menceritakan kepada anak atau remaja kita bahwa penting untuk keluar rumah dan melakukan hal-hal seperti: berlari, berolahraga dengan teman-teman mereka, dan bersepeda. Mereka tidak hanya akan berolahraga, tetapi mereka juga dapat bersosialisasi dengan teman-teman mereka dan bersenang-senang.

3. Pentingnya keseimbangan yang sehat dalam hal teknologi

Sebagai orang tua, penting untuk mengajari anak-anak kita tentang pentingnya hubungan yang sehat dengan teknologi. Ini berarti bahwa mereka tidak boleh menggunakan layar sepanjang waktu, tetapi harus diizinkan untuk menggunakannya secukupnya.

Pada sisi lain, jika anak-anak tidak memiliki waktu layar sama sekali, mereka mungkin kehilangan kesempatan pendidikan yang penting. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan yang sesuai untuk keluarga Anda. Anda mungkin ingin mencoba menetapkan aturan tentang berapa banyak waktu layar yang diizinkan anak-anak setiap hari, atau Anda mungkin ingin mengizinkan mereka menggunakan layar hanya pada hari-hari tertentu dalam seminggu.

Adalah lebih penting dibanding sebelumnya untuk menetapkan aturan dan batasan pada waktu layar dan membuat anak-anak kita keluar rumah dan memiliki aktivitas. Alkitab mengatakan bahwa kita harus mempraktikkan disiplin diri dalam segala hal (Titus 1:15), dan jelas bahwa terlalu banyak waktu di depan layar dapat berbahaya bagi anak-anak kita. Mari bekerja sama untuk menciptakan batasan yang sehat bagi anak-anak kita dalam hal teknologi sehingga mereka dapat menikmati banyak manfaatnya tanpa menjadi budak layar. (t/Jing-Jing)

[i]Jean M.Twenge, Laporan Pengobatan Pencegahan, Hubungan antara waktu layar dan kesejahteraan psikologis yang lebih rendah di antara anak-anak dan remaja: Bukti dari studi berbasis populasi, https://sciencedirect.com/science/article/pii/S2211335518301827 diakses pada 7 Januari 2022

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Church Leaders
Alamat situs : https://churchleaders.com/ministry-tech-leaders/415227-relationship-with-technology.html
Judul asli artikel : Raise Kids to Have a Healthy Relationship With Technology
Penulis artikel : Josh Weidmann