Apps4God

Submitted by admin on Mon, 08/06/2018 - 12:00

Berikut ini adalah sebuah tulisan yang menarik mengenai peran teknologi dalam penyebaran proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ketika membaca tulisan ini, sebagai orang percaya, pertanyaan yang harus kita pikirkan dan jawab adalah, "Bagaimana teknologi telah dan akan dipakai dalam kekristenan, khususnya dalam pemberitaan Kabar Baik?" Kiranya menjadi refleksi bagi kita sebagai warga negara Indonesia dan warga Kerajaan Allah yang merdeka untuk menggunakan teknologi bagi kemuliaan Tuhan.

Melihat Peran Penting Teknologi saat Proklamasi Kemerdekaan RI
Oleh: Jakarta Smart City

Penggunaan teknologi tidak bisa lepas dari keseharian manusia, termasuk dahulu saat bangsa Indonesia mempersiapkan kemerdekaannya. Ada cerita menarik terkait teknologi yang digunakan saat itu.

1. Mesin ketik:
Sajoeti Melik mengetik rumusan naskah Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Soekarno. Naskah tersebut merupakan buah pikiran dari tiga orang, yakni Soekarno, Mohammad Hatta, dan Achmad Soebardjo.

2. Mesin cetak:
Penyebaran proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 di daerah Jakarta dapat dilakukan secara cepat, salah satunya berkat jasa Burhanuddin Mohammad Diah yang membantu memperbanyak tulisan tangan Soekarno dengan cara mencetak ulang.

3. Radio:
Pada hari yang sama, teks proklamasi sampai di tangan Kepala Bagian Radio dari Kantor Domei, sekarang Kantor Berita ANTARA, Waidan B. Palenewen. Beliau memerintahkan penyiaran berita kemerdekaan tersebut melalui radio. Pihak Jepang mencoba menghalangi upaya tersebut dengan menyegel pemancar Kantor Domei. Namun, para pemuda bersama Joesoef Ronodipoero, yang merupakan seorang pembaca berita di Radio Domei, dan beberapa teknisi, yaitu Sukarman, Sutamto, Susilahardja, dan Suhandar, membuat pemancar di kawasan Menteng dengan kode panggilan DJK 1. Melalui berbagai cara tersebut, berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tersebar di wilayah Indonesia, bahkan hingga mancanegara.

Sumber: https://kumparan.com/jakarta-smart-city/teknologi-ini-ternyata-berperan-penting-saat-proklamasi-kemerdekaan-ri