Apps4God

IT-4-GOD Edisi 4 | Maret 2017
ICD Watch : Alat-Alat Tafsiran Alkitab
APPPS Live : Pelayanan Digital Tim SABDA di Pulau Dewata
APPPS Live : Wawancara: Coding bagi Kerajaan Allah
Digi Min : Roadshow SABDA di Pulau Dewata
[IT-4-GOD] Edisi 4 - Maret 2017
EDITORIAL

Shalom Sahabat IT-4-GOD,

Pada era digital ini, teknologi telah memudahkan manusia untuk menjalani kehidupannya sehari-hari. Kita pun, sebagai orang percaya, patut bersyukur karena teknologi juga telah menolong pemenuhan kebutuhan makanan rohani kita. Selain memudahkan kita mengakses firman Tuhan, kapan saja dan di mana saja, teknologi juga memudahkan kita melakukan pembelajaran Alkitab secara mendalam sehingga kita dapat mengerti hati Allah dan mengaplikasikannya dalam hidup kita.

Pada edisi kali ini, redaksi IT-4-GOD menyajikan berbagai informasi yang akan semakin menyadarkan kita bahwa kita hidup pada era yang istimewa saat teknologi berkembang dengan sangat pesat. Mari menyimak ulasan mengenai aplikasi dan situs tafsiran Alkitab yang dapat menolong kita mempelajari Alkitab. Ada pula reportase khusus pelayanan digital SABDA di Pulau Dewata yang memperlengkapi orang-orang percaya dengan berbagai produk digital yang menolong pertumbuhan rohani. Sebuah sharing dari Adam Murray juga akan membawa kita melihat bagaimana seorang programmer dapat mengintegrasikan iman dengan pekerjaannya. Jangan lewatkan sajian-sajian kami yang akan memperlengkapi Sahabat dalam memanfaatkan teknologi bagi kemuliaan Tuhan. Kiranya menjadi berkat.

Salam IT for GOD!

In Christ,

Hilda Staf Redaksi IT-4-GOD, Hilda
 

INDONESIAN CHRISTIAN DIGITAL WATCH (ICDW)

Alat-Alat Tafsiran Alkitab

Alkitab adalah sumber utama nutrisi rohani orang percaya. Namun, ketika kita mendalami firman Tuhan, kadang muncul hambatan untuk memahami maksud dari isi Alkitab yang kadang maknanya tidak hanya bisa diinterpretasikan secara harfiah. Jika mengalami kesulitan mengerti ayat-ayat tertentu dalam Alkitab, kita bisa tertolong dengan membandingkan hasil penggalian Alkitab (PA) para ahli yang dituliskan dalam tafsiran. Bersyukur saat ini kita bisa dengan mudah mengakses berbagai bahan tafsiran yang begitu lengkap di situs Alkitab SABDA. Pada edisi kali ini, kolom ICDW akan membahas beberapa sumber tafsiran Alkitab lainnya yang bisa Anda pakai untuk melakukan pendalaman Alkitab. Dengan membaca sumber-sumber tafsiran dan berdoa kepada Tuhan, kita dapat memahami kebenaran firman Tuhan.

1. Aplikasi Tafsiran (Android)

Aplikasi Tafsiran

Aplikasi Tafsiran dikembangkan oleh Yayasan Lembaga SABDA untuk melengkapi masyarakat Kristen dengan alat tafsir Alkitab yang bermutu dan dapat dipertanggungjawabkan. Aplikasi ini memuat delapan jenis tafsiran, yaitu MHC (Matthew Henry Commentary), TSK (Treasury of Scripture Knowledge), Full Life (Penuntun Hidup Berkelimpahan), Hagelberg (Tafsiran Alkitab dari Hagelberg), Jerusalem (Catatan Jerusalem), MHCC (Matthew Henry Concise Commentary), Wycliffe (Tafsiran Alkitab Wycliffe), dan e-SH (Renungan Santapan Harian). Masing-masing alat akan menafsir satu atau beberapa ayat sekaligus. Aplikasi Tafsiran ini gratis, bebas iklan, terintegrasi dengan aplikasi Alkitab SABDA (juga Alkitab Yuku), dan bisa diakses tanpa sambungan internet. Silakan mengunduh aplikasi ini agar hasil penggalian Alkitab Anda semakin kaya sehingga menjadi berkat jika diaplikasikan, baik dalam hidup Anda maupun hidup teman-teman Anda yang lain.

 

Aplikasi Tafsiran

2. Situs Komentari Alkitab Utley

Aplikasi Tafsiran

Situs Komentari Alkitab Utley berisi kumpulan tafsir Alkitab dari Dr. Bob Utley, seorang Guru Besar Hermeneutika (Penafsiran) Alkitab. Melalui situs ini, Anda akan diajak untuk mengkaji Alkitab berdasarkan empat prinsip, yaitu pemahaman terhadap latar belakang sejarah dari kitab yang ditulis, identifikasi unit literatur, menafsir dengan membandingkan berbagai terjemahan Alkitab, dan pengenalan jenis-jenis sastra yang digunakan oleh sang penulis asli (misalnya, narasi kesejarahan, drama kesejarahan, puisi, nubuat, Injil, surat, atau apokaliptik). Tafsiran dari 26 kitab di dalam Alkitab ini disajikan dalam format PDF. Selain tafsir per kitab, Anda juga bisa mengunduh Buku Seminar Penafsiran Utley yang khusus membahas dasar-dasar cara menafsir Alkitab. Tersedia juga tautan yang mengarah ke channel Seminar Penafsiran Utley di situs YouTube agar Anda dapat menonton 19 video penafsiran Alkitab dengan subtitle Bahasa Indonesia yang dipandu langsung oleh Dr. Bob Utley. Tafsirannya cukup mendalam dan bersifat akademis sehingga situs ini sangat sesuai untuk mahasiswa teologi ataupun mereka yang menaruh minat khusus pada bidang hermeneutika Alkitab. Selamat berkunjung dan belajar.

Situs Komentari Alkitab Utley

 

APPPS LIVE

App-rain: Pelayanan Digital Tim SABDA di Pulau Dewata

Pelayanan Digital Tim SABDA di Pulau Dewata (Gereja)

Pada 24–28 Februari 2017, tim SABDA berkesempatan melakukan roadshow pelayanan digital di Pulau Dewata, Bali. Selain di beberapa gereja (GKA Zion, GBI Rock Lembah Pujian, GKY Kuta Bali, dan GPI Adonai), tim SABDA juga melakukan pelayanan di beberapa STT (STT Johanes Calvin, STT Kingdom, dan STTII Denpasar). Materi-materi yang diberikan dalam pelayanan ini termasuk:

  1. Pelatihan #Ayo_PA! (PA dengan Gadget).
  2. Pelatihan Software SABDA.
  3. Presentasi bahan audio SABDA untuk lansia.
  4. Presentasi DVD Library SABDA Anak untuk guru sekolah minggu.
Pelayanan Digital Tim SABDA di Pulau Dewata (STT)

Secara umum, respons para peserta yang menerima pelatihan sangat baik. Mereka mengikuti setiap materi yang disampaikan dengan serius dan bersemangat. Banyak dari mereka senang karena mendapatkan pengetahuan baru bagaimana mendalami Alkitab dengan bantuan teknologi. Bahan-bahan SABDA banyak diminati dan dibawa pulang oleh para peserta. Tim SABDA berharap, dengan adanya pelatihan ini, peserta dapat semakin mudah dan semakin dalam melakukan penggalian Alkitab karena alat-alat yang disediakan Yayasan Lembaga SABDA. Semoga para peserta juga antusias membagikan apa yang telah mereka pelajari kepada rekan-rekan mereka yang lain. (Aji)

Baca juga:

App-alks: Wawancara: Coding bagi Kerajaan Allah

Pada awal Maret 2017, salah satu Sahabat Apps4God, Sdr. Yanadi Sutan Gading, membagikan sebuah tautan di kronologi Facebook Apps4God. Tautan yang berjudul Coding for the Kingdom tersebut adalah hasil wawancara antara tim The Gospel Coalition dan Adam Murray, pengembang web senior di World Vision (organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pemberdayaan anak - Red.). Adam Murray juga melayani sebagai asisten pendeta di Priest Lake Christian Fellowship di Nashville, Tennessee. Wawancara ini adalah bagian dari TGCvocations, sebuah kolom mingguan The Gospel Coalition yang mengajak pelanggannya berbagi cerita tentang bagaimana mengintegrasikan iman dengan pekerjaan. Berikut ini isi wawancaranya.

The Gospel Coalition (TGC): Apa pekerjaan Anda sehari-hari?

App-Talks: Wawancara: Coding bagi Kerajaan Allah

Adam Murray (AM): Saya adalah teknisi perangkat lunak dan juga seorang pendeta. Mengerjakan dua pekerjaan sangatlah berat. Namun, saya bersyukur karena saya bisa bekerja dari rumah, yang memberi saya sejumlah keleluasaan, dan saya bisa berbagi tugas kependetaan dengan rekan yang lain. Selain itu, saya juga seorang pengelola sebuah acara hackathon Kristen lokal yang disebut Code for the Kingdom Nashville (C4TK).

TGC: Sebagai pembawa gambar/rupa Allah, bagaimana pekerjaan Anda mencerminkan aspek dari pekerjaan Allah?

AM: Pada acara hackathon tahun lalu, seorang profesor teologi memberikan ceramah yang menggambarkan bahwa aktivitas pemrograman (coding) adalah sebuah perpanjangan dari Kejadian 1-2. Pertama, tidak ada apa pun. Kemudian, Allah berfirman dan menciptakan alam semesta yang menakjubkan ini. Demikian juga, pemrograman adalah mewujudkan ide-ide -- yang pada esensinya tidak ada sebelumnya -- lalu menjadi kenyataan melalui bahasa komputer. Ini adalah refleksi yang bagus tentang gambaran Allah dalam kemanusiaan.

Dengan bekerja untuk C4TK, saya bisa melihat bagaimana pemrograman memiliki potensi luar biasa untuk membawa orang-orang berkumpul bersama. Pada acara-acara yang kami selenggarakan, orang-orang yang ingin melayani komunitas-komunitas mereka membawa ide-ide, dan kami bekerja bersama untuk meningkatkan dan mengembangkannya. Ini adalah gambaran dari Allah juga. Ia esa dan tiga, dan dalam Kristus, Ia mengundang kita masuk dalam persekutuan-Nya. Sebagaimana segala sesuatu yang diciptakan menurut gambar-Nya, ketika kita ada bersama dengan orang-orang lain, kita menjadi sebagaimana seharusnya dan menciptakan hal-hal yang bahkan lebih besar lagi.

Selengkapnya

 

DIGITAL MINISTRY

Roadshow SABDA di Pulau Dewata

Roadshow SABDA di Pulau Dewata

Pada tahun 2016, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) menerima permintaan pelayanan dari STT Kingdom (GBI Rock Lembah Pujian), Bali, untuk memberikan pelatihan Software SABDA kepada mahasiswa dan jemaat di sana. Menanggapi permintaan tersebut, Bu Yulia, Ketua YLSA, memutuskan untuk menerima tawaran tersebut dan puji Tuhan akhirnya pelayanan tersebut boleh terlaksana pada 25 Februari 2017. Setelah menghubungi beberapa gereja serta sekolah teologi di Bali, kesempatan pelayanan pun menjadi berkembang hingga akhirnya diputuskan untuk berada di Bali sampai 28 Februari 2017.

Tim SABDA yang berangkat adalah Bu Yulia, Aji, Hadi, dan Elly. Keempatnya berangkat pada Jumat pagi, 24 Februari 2017.

Dalam blognya, Elly menulis bahwa ternyata ada beberapa peserta yang sudah pernah mengikuti pelatihan Software SABDA kira-kira 8 tahun y.l. (di GBI Rock). Mereka mengikutinya lagi karena program SABDA belum banyak mereka pakai sehingga banyak yang lupa. Puji Tuhan, acara pelatihan Software SABDA yang dibawakan oleh Bu Yulia berlangsung dengan lancar dan peserta antusias mengikutinya. Tidak hanya itu, di GKA Zion, tim SABDA juga berkesempatan untuk memberikan pelatihan #Ayo_PA! kepada lebih dari 130 jemaat, baik remaja, pemuda, dewasa. maupun lansia. "Sungguh menyenangkan melihat keluarga besar GKAZ berkumpul bersama memakai gadget untuk belajar firman Tuhan." ungkapnya.

Lalu, menurut Aji, yang bersama Ibu Yulia berada di Bali sampai 28 Februari 2017, dua hari terakhir justru lebih padat dan berat karena dalam sehari ada dua pelayanan, bahkan pada hari terakhir ada tiga pelayanan yang harus dikerjakan (Elly dan Hadi kembali ke Solo pada 26 Februari 2017). Selama dua hari tersebut, Aji dan Ibu Yulia berusaha maksimal untuk melayani para peserta dan bergantian menyampaikan presentasi. Pelayanan digital tersebut dilakukan di STT Johanes Calvin, STTII Denpasar, GKY Kuta, dan GPI Adonai.

Roadshow SABDA di Pulau Dewata (STT)

Semoga pelayanan ini tidak hanya selesai setelah pemberian materi oleh tim SABDA. Kiranya setiap presentasi dan pelatihan yang diberikan dapat tetap diingat dan dipraktikkan oleh para jemaat dan mahasiswa yang dilayani. Bahkan, mereka dapat mengajarkannya kepada hamba-hamba Tuhan yang lain.

"Teknologi telah merasuk ke dalam kehidupan banyak orang, mengubah wajah pelayanan, dan cara seseorang membagikan firman. Mau tak mau, kita harus beradaptasi dengan kencangnya perkembangan teknologi agar tidak kehilangan ladang tuaian yang terbesar, yaitu dunia digital, di mana masyarakat modern saat ini berada. Mari kita semua memanfaatkan teknologi untuk melayani Tuhan dan mengabarkan karya keselamatan Allah kepada semakin banyak orang. Teknologi telah diciptakan oleh Tuhan dan harus kita pergunakan kembali untuk memuliakan nama-Nya. Selamat melayani untuk kita semua," tutup Aji.

Simak cerita selengkapnya di: